25 Januari

Sudah pukul delapan! Sial! Aku kesiangan!

Bergegas aku mengambil sikat gigi dan menyikat gigiku dengan sangat cepat. Lalu membasuh wajahku dengan air kran yang dingin, mengeringkannya dengan handuk. Hanya perlu waktu beberapa menit saja untuk aku memakai baju berwarna biru langit berbahan sifon dengan hiasan pita di dada sebelah kanan. Dan kusempurnakan dengan rok pendek berwarna hitam.

Yup! Sudah rapi. Siap berangkat!

Setelah kukunci semua pintu, aku melangkah cepat ke toko bunga milik Johan. Tentunya untuk memesan mawar kuning.

“Mawar kuning, Ela?” tanya Johan saat aku sampai di depan tokonya dan kulihat dia sedang menyiram pot-pot bunga yang dipajang di depan toko.

“Yup! Dua ikat ya. Seperti biasanya,” jawabku.

Johan mengambilkan pesananku, kemudian membungkusnya dengan plastik bening supaya tampak lebih rapi dan lebih indah. Setelah menerima mawar kuning itu, kuserahkan beberapa lembar uang kertas lalu berpamitan pada Johan.

“Ke Wijaya Kusuma?” tanya Johan.

Aku mengangguk sebelum benar-benar meninggalkan tokonya. “25 Januari, Johan.”

***

Aku melihat Ela dari kejauhan, dengan baju berwarna biru yang dia padu dengan rok pendek berwarna hitam. Pasti dia akan menuju tokoku, memesan dua ikat mawar kuning, seperti bulan-bulan sebelumnya di tanggal yang sama. Tanggal 25.

“Mawar kuning, Ela?” tanyaku.

“Yup! Dua ikat ya. Seperti biasanya,” jawab Ela.

Kusiapkan pesanannya lalu membungkusnya dengan plastik bening supaya tampak lebih indah. Tak lama, kuterima beberapa lembar uang darinya setelah kuserahkan mawar kuning yang sudah rapi itu.

“Ke Wijaya Kusuma?” tanyaku sebelum dia meninggalkan toko.

Kulihat dia mengangguk dan berkata, “25 Januari, Johan.”

Aku tersenyum mendengar jawabannya. Mungkin lebih tepatnya, berpura-pura tersenyum dihadapannya. Bagaimana tidak, itu adalah usahaku satu-satunya untuk menutupi kesalahanku yang tak mungkin kusampaikan pada Ela. Tak akan aku berani mengatakan bahwa akulah pelaku tabrak lari yang menewaskan tunangannya di jalan Wijaya Kusuma pada tanggal yang sama, 6 bulan yang lalu.

Advertisements

Tagged: , ,

28 thoughts on “25 Januari

  1. Orin 25/01/2014 at 12:11 pm Reply

    Ugh…ternyata si Johan.. >_<

    • missrochma 25/01/2014 at 2:49 pm Reply

      Si Johan menyembunyikan kesalahan besarnya 😦

  2. Evi Sri Rezeki (@EviSriRezeki) 25/01/2014 at 1:47 pm Reply

    Hiksss ngerinya tabrak lari 😐

  3. Tyaas HC 25/01/2014 at 6:30 pm Reply

    Berbuat baik untuk menutupi kesalahan. Johan.. Johan…. 😦

  4. ingkang 25/01/2014 at 7:15 pm Reply

    hikz…johan…

  5. fatwaningrum 25/01/2014 at 8:46 pm Reply

    Gitu duitnya juga masi diterima! Dhiasarrr! *jitakjohan

    • missrochma 26/01/2014 at 4:41 am Reply

      Namanya juga dia jualan, mbak Na 😀

  6. ranny 25/01/2014 at 10:11 pm Reply

    Riey, 25 Agustus apa 25 Januari yang endingnya? errr..

    *pentung Johan*

    • missrochma 26/01/2014 at 4:38 am Reply

      Itu udah bener, 25 Agustus. Tapi mungkin kalimatnya aja ini yang kurang pas. Bentar, kuubah ya..

  7. RedCarra 26/01/2014 at 3:18 am Reply

    Makasih ya Ri, udah nulis buat MFF 😀

  8. Inge 26/01/2014 at 3:26 am Reply

    yang mana yg benar nih, mbak? 25 Januari atau 25 Agustus? 😀

    • missrochma 26/01/2014 at 4:43 am Reply

      25 Januari, tapi meninggalnya 25 Agustus. Bentar, kuubah kalimatnya deh biar ga pada bingung. Hehe..

      • Inge 26/01/2014 at 5:04 am Reply

        oh gitu toh maksudnya, mbak 😀
        kalau gitu tanggal 25 Agustus nya tetap saja dicantumkan, jadi tambahan enam bulan yg lalu sdh tepat 😀

        jadi ceritanya setiap tanggal 25 kan si Ela berziarah?

        • missrochma 26/01/2014 at 5:20 am Reply

          Betul mbak Inge.. 🙂
          Makasih masukannya mbak 🙂
          *ketcupketcup*

  9. noichil 26/01/2014 at 7:59 am Reply

    Jadi inget 50 first dates 😀

  10. sari widiarti 26/01/2014 at 10:03 am Reply

    Ah dasar nih Johan, pura – pura manis nih.. *emosi sendiri* 😀

  11. linda 26/01/2014 at 1:54 pm Reply

    eh kok jahat 😦

  12. latree 27/01/2014 at 12:06 pm Reply

    nice ^^

  13. immasaa 27/01/2014 at 7:12 pm Reply

    kasian 😦

Menerima komentar, kritik, saran dan mie ayam ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: